Tiongkok dan negara-negara ASEAN adalah tetangga dekat yang saling tersambung dengan darat maupun laut. Kedua belah pihak adalah mitra kerja sama yang wajar. Sejalan dengan pemberlakuan Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN atau CAFTA pada 1 Januari 2010, integrasi dan kerja sama ekonomi Tiongkok-ASEAN terus meningkat. Tiongkok merupakan mitra perdagangan terbesar bagi ASEAN selama beberapa tahun terakhir. Tahun ini dunia dirongrong dengan pandemi COVID-19 yang memberikan imbas serius terhadap ekonomi berbagai negara. Akan tetapi, kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-ASEAN malah terus meningkat di tengah pandemi. ASEAN untuk pertama kali berkembang menjadi mitra perdagangan terbesar bagi Tiongkok. Hasil ini dicapai dengan susah payah dan patut dihargai.

Tiongkok dan negara-negara ASEAN yang dekat secara geografis mempunyai keunggulan yang saling melengkapi di bidang ekonomi. Hal ini meletakkan dasar kokoh bagi kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua pihak. Dengan letak geografisnya yang dekat, kedua pihak bisa melakukan logistik dengan ongkos yang rendah. Dilihat dari rantai industri dan rantai pasok, banyak perusahaan dari kedua belah pihak berhubungan saling melengkapi karena masing-masing berkiprah di bagian hilir dan hulu industri. Hal ini akan menciptakan peluang bagi perekonomian kedua pihak.