Semenjak menjadi mitra resmi dengan ASEAN pada tahun 1996, Rusia mulai menjalin kerja sama secara intensif dengan negara-negara di kawasan tersebut. ASEAN dan Rusia menyepakati kerja sama yang mencakup tiga pilar komunitas ASEAN yang terdiri dari Komunitas Politik-Keamanan ASEAN, Komunitas Ekonomi ASEAN, dan Komunitas Sosial-Budaya ASEAN. Kerja sama ASEAN dengan Rusia mendukung penguatan berbagai aspek di kawasan Asia Tenggara seperti peningkatan kualitas kesehatan, penanggulangan bencana alam, pemberantasan terorisme dan kejahatan lintas batas negara, mempromosikan kerja sama perdagangan, serta kerja sama dalam penanganan pandemi melalui pengembangan vaksin dan obat-obatan. Upaya kerja sama yang dilakukan merupakan kepentingan yang krusial bagi ASEAN terutama dalam stabilitas keamanan regional dan pembangunan sosial menuju kestabilan ekonomi. ASEAN memainkan peran penting dalam sektor ekonomi dan regionalisme di Asia Pasifik. Persengketaan yang terjadi antara ASEAN dengan Tiongkok dalam sengketa Laut Cina Selatan menjadi arena menarik bagi Rusia untuk menjalin hubungan baik dengan ASEAN. Perjanjian kerja sama yang dilakukan memperluas pengaruh Rusia di kawasan Asia Pasifik. Ditambah lagi, pada masa Pandemi COVID-19 saat ini, kawasan Asia Tenggara membutuhkan kapasitas kesehatan yang tanggap dan pemenuhan jumlah vaksin. Rusia mampu menyediakan vaksin Sputnik V untuk memenuhi kebutuhan vaksin di ASEAN.