Medan, (Analisa). Sekretaris Jenderal KerjaSama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) meresmikan Pusat Studi ASEAN (PSA) di Universitas Medan Area (UMA), Jumat (20/10) di Convention Hall Kampus I UMA Jalan Kolam Medan Estate.
Peresmian PSA ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara Rektor UMA, Prof Dr HA Yakub Matondang dengan Sekretaris Jenderal Dirjen Kerja Sama ASEAN Kemlu RI, Ashariyadi. Peresmian PSA juga dirangkaikan pelaksanaan kuliah tamu yang disampaikan oleh Ashariyadi.
Sekretaris Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemenlu RI ini mengungkapkan, pentingnya PSA bagi perguruan tinggi dan masyarakat Indonesia. “PSA ini dapat meningkatkan kerja sama penelitian di lingkup ASEAN. Selain itu, akses mahasiswa dan dosen UMA memperoleh informasi mengenai kondisi ASEAN akan jauh lebih besar,” ujarnya.
PSA sendiri memiliki ruang lingkup di antaranya meliputi pendidikan, pelatihan, workshop, lokakarya, seminar, diskusi, penelitian/pengkajian ilmiah mengenai masalah-masalah hubungan dan kerja sama regional, pengabdian kepada masyarakat, publikasi, penerbitan karya ilmiah, dan kegiatan lain yang sejalan dengan fungsi dan tugas kelembagaan termasuk kegiatan magang mahasiswa.
Menurutnya, Sumut memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan kapasitas, serta kemampuan masyarakat untuk memperkuat daya saing dan ikut bersaing dalam pasar ASEAN.
Ia menegaskan, melalui penandatanganan MoU ini, Kemlu berupaya untuk menggiring segenap potensi yang ada di UMA sebagai bagian dari upaya mempersiapkan lulusan generasi muda Indonesia, dalam menyongsong persaingan MEA.
Selengkapnya Analisa Daily