Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai mesti mengajak perhimpunan bangsa-bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) mencapai kepentingan bersama. Salah satunya menegaskan tidak mau disetir negara besar.
“Pak Jokowi harus buat statement untuk memimpin sembilan negara lainnya untuk tidak didikte kepentingan negara besar karena itu masif kekuatannya,” kata Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Pelita Harapan (UPH) Aleksius Jemadu dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Jokow-Ma’ruf, di Luar Dipuji, di dalam Dicaci', Minggu, 24 Oktober 2021.
Aleksius melihat ada kesan negara-negara ASEAN tak peduli ketika kesatuan kawasan digerogoti kekuasaan besar. Padahal, kesatuan itu penting guna memajukan kepentingan bersama.