Tokyo: Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dan jajaran menlu ASEAN menyepakati pentingnya menegakkan kebebasan bernavigasi di Laut China Selatan. Pernyataan disampaikan di tengah klaim sepihak Tiongkok atas sebagian besar wilayah di perairan kontroversial tersebut.
 
Dalam sebuah pertemuan virtual dengan ASEAN, Motegi menekankan sikap penentangan Jepang terhadap segala upaya mengubah status quo secara paksa di Indo-Pasifik. Jepang tidak secara spesifik menyinggung nama Tiongkok.
 
"Saat kita tengah menghadapi tantangan pandemi virus korona, penting bagi kita semua untuk menjaga dan memperkuat prinsip aturan hukum dan transparansi di kawasan Indo-Pasifik," kata Motegi di awal pertemuan, dilansir dari laman Kyodo News, Selasa, 3 Agustus 2021.

Selengkapnya Medcom