Jakarta: Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri, Santo Darmosumarto menafsirkan kunjungan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga ke Indonesia beberapa lalu. Dia menyebut hal itu bentuk pengakuan Jepang atas Indonesia sebagai pemimpin di Asia Tenggara.
 
Pengakuan tersebut dibuktikan dengan kepercayaan Jepang pada Presiden Joko Widodo. Salah satunya terkait fasilitasi perjalanan bisnis esensial oleh Jepang. Pembahasan perjalanan ini dilakukan agar aktivitas ekonomi antapekerja kedua negara tetap berjalan.
 
"Sebelumnya, Jepang belum memberikan akses masuk untuk WNI selama pandemi. Tapi dengan ini terbuka akses bagi para pekerja," kata Santo dalam Re-Orient Webinar Series Kementerian Luar Negeri, Selasa, 27 Oktober 2020.

Selengkapnya Medcom