NAYPIYDAW, KOMPAS.com - Jenderal militer pemimpin kudeta Myanmar telah dikeluarkan dari KTT tahunan para pemimpin Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada akhir Oktober ini.

Para pemimpin ASEAN sepakat untuk mengundang perwakilan non-politik dari Myanmar dan bukan Jenderal Min Aung Hlaing, dalam KTT ASEAN. Melansir dari BBC pada Sabtu (16/10/2021), kebijakan ini adalah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya di blok beranggotakan 10 negara, yang secara tradisional menghindari campur tangan dalam urusan anggotanya.

Min Aung Hlaing, junta militer Myanmar, mengatakan "kecewa" dengan keputusan para pemimpin ASEAN mengeluarkannya dari KTT ASEAN.