Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengusulkan agar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean pada April nanti tetap dilangsungkan, tetapi melalui saluran virtual. Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan di tengah wabah Covid-19 ada kemungkinan KTT Asean yang semula dijadwalkan pada 6 - 9 April 2020 akan ditunda.

Namun, dia mengusulkan KTT Asean dapat dilakukan melalui konferensi video seperti yang dilakukan oleh kepala negara G20 pada pertemuan akhir Maret lalu. “Bu Menteri [Retno Marsudi] selalu berkomunikasi dengan menteri luar negeri Asean agar inilah waktunya kita sebagai negara untuk menangani isu ini melalui video conference. Vietnam sebagai ketua Asean sedang mengeksplor usulan Indonesia ini,” katanya dalam press briefing pada Rabu (1/4/2020).

Sebelumnya, Indonesia telah melakukan pertemuan virtual ASEAN Coordinating Council Working Group (ACCWG) on Public Health Emergencies pada Senin, 31 Maret 2020. Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri, Indonesia memandang bahwa KTT Khusus ini akan bermanfaat dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman dari pemimpin Jepang, Korea dan China yang telah berpengalaman baik dalam membendung penyebaran Covid-19. KTT juga akan memperkuat kolaborasi Asean Plus Three dalam mempermudah akses peralatan kesehatan, obat-obatan, dan kerja sama riset pembuatan vaksin.