Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah RI diwakili Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali melaporkan dan membahas perkembangan proyek-proyek transportasi laut pada sidang 38th ASEAN Maritime Trasport Working Group (AMTWG) di Singapura, 21-23 Agustus 2019.
Beberapa tindak lanjut proyek dimaksud terdiri dari pelabuhan-pelabuhan yang akan dijadikan pilot project di Indonesia, yakni standart NCVS, sertifikat kompetensi kepelautan, pengembangan 14 pelabuhan di indonesia, pengembangan cruise ship terminal, rencana pengembangan pelabuhan Sri Junjungan, update perkembangan Marine Environment Protection of the South East Asian Seas (MEPSEAS), dan IMO Member States Audit Scheme (IMSAS).
"Pada kesempatan tersebut, Indonesia menyampaikan juga perkembangan project kapal nonkonvensi khususnya di wilayah perbatasan Nunukan-Tawau, pelatihan dan pengawasan VTS, dry port, green port, kerjasama Asean dengan negara China, Jepang, India dan Korea dan update Regional Oil Spill Contingency Plan," tutur Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Wisnu Handoko yang juga menjadi Head of Delegation (HoD) Indonesia pada pertemuan tersebut, Sabtu (24/8/2019).