KBRN, Jakarta : Indonesia yang menjadi salah satu negara penggagas dibentuknya asosiasi negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) melalui deklarasi Bangkok, 8 Agustus 1967, hingga kini terus mendorong agar Timor Leste menjadi anggota baru.
Seperti diketahui Timor Leste merupakan satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang belum bergabung didalam koordinasi organisasi ASEAN. Pengajuan aplikasi menjadi anggota ASEAN telah dilakukan Timor Leste sejak tahun 2011.
Dan, sejak saat itu Indonesia memberikan dukungan agar keanggotaan Timor Leste dapat diterima oleh 9 negara Asia Tenggara lainnya. Juru bicara kementerian luar negeri RI, Arrmanatha Nasir mengatakan, konsistensi dengan mendukung Timor Leste menjadi anggota baru, juga didasari dengan optimisme Indonesia bahwa keanggotaan Timor Leste akan memperkokoh sentralitas ASEAN.
“Karena saat ini kalau kita bicara ada satu negara di Asia Tenggara namun belum menjadi bagian dari organisasi Asia Tenggara. Upaya untuk merealisasi sebenarnya dari Founding Fathers ASEAN dimana seluruh negara-negara ASEAN tergabung dalam organisasi ASEAN. Tentunya dengan bergabungnya Timor Leste akan memperkokoh sentralitas di ASEAN. Karena, Timor Leste sendiri akan menjadi bagian itu yang juga akan cukup menarika adalah untuk meningkatkan diversifikasi terhadap keunikan ASEAN,”jelas Arrmanatha Nasir ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (23/5/2019).
Lebih lanjut Arrmanatha Nasir menambahkan, selain nantinya akan melengkapi keanggota seluruh negara Asia Tenggara, aspek budaya Timor Leste juga akan menjadi bagian penting dari diversifikasi terhadap keunikan organisasi yang saat ini beranggotakan 10 negara Asia Tenggara itu.
“Kita melihat bahwa keanggotaan Timor Leste itu akan setidaknya melengkapi seluruh negara Asia Tenggara kedalam koordinasi ASEAN. Karena, kita ketahui latarbelakang Timor Leste dari budayanya itu merupakan hal unik dalam artian tidak sepenuhnya seperti negara-negara asean lainnya dan ini akan menambah kekuatan ASEAN itu sendiri apabila Timor Leste ikut bergabung,”imbuhnya.
Dibagian lain Arrmanatha Nasir menyatakan, selain memberikan dukungan politis, Indonesia juga sejak beberapa tahun terakhir memberikan bantuan peningkatan kapasitas kepada otoritas Timor Leste. “Kita berikan capacity building untuk mempersiapkan Timor Leste menjadi anggota ASEAN,”terang pria yang juga telah dilantik sebagai duta besar RI di Paris itu.