New York - Indonesia mendorong penguatan kerja sama antara ASEAN dan PBB. Sinergi yang makin erat antara PBB dengan organisasi regional saat ini dibutuhkan.
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, saat pertemuan antara ASEAN dan Sekjen PBB, Antonio Gutteres. Hadir pula Presiden Majelis Umum ke-74 PBB, Tijjani Muhammad-Bande.
"Sinergi organisasi kawasan dengan PBB penting sekali. Bagaimana kita memperkuat organisasi regional untuk menjaga stabilitas kawasan tersebut," kata Retno usai pertemuan di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Sabtu (28/9/2019).
Ada 3 poin penting yang disampaikan Menlu Retno saat pertemuan tersebut yaitu ASEAN Concept on Indopacific; isu perempuan, perdamaian, dan keamanan; serta soal Rakhine State. Secara khusus, Retno menyebut ASEAN Concept on Indopacific sebagai 'bayi' organisasi itu karena baru lahir beberapa waktu lalu.
"Bayi ini dilahirkan dalam rangka berkontribusi pada perdamaian dan persaudaraan tak hanya di ASEAN tapi juga di kawasan yang lebih luas," ucapnya.
Selengkapnya Detik.com