PIKIRAN RAKYAT – Nasib pengungsi Rohingya yang terombang-ambing setelah keluar dari negaranya Myanmar, mesti turut dijaga negara-negara anggota ASEAN.
Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN lain diimbau untuk membuka batas wilayah mereka, bagi para pengungsi Rohingya.
Hal itu disampaikan Amnesty International, organisasi yang berfokus di bidang penegakan HAM, dalam diskusi daring yang dilaporkan Antara, Jumat, 15 Mei 2020.
Juru kampanye Amnesty International untuk Kantor Wilayah Asia Selatan (SARO), Saad Hammadi menjelaskan bahwa pengungsi Rohingya tidak memilih negara tujuan berdasarkan prospek akan kehidupan layak. Mereka adalah orang-orang yang merasa putus asa dan berpindah tempat untuk bertahan hidup, serta membutuhkan bantuan segera.
"Maka penting bagi negara-negara untuk membuka batas wilayah dan menyediakan ruang aman bagi mereka, perlindungan, dan kebutuhan kesehatan pada masa pandemi ini," ujar dia menambahkan.
Peneliti Amnesty International Indonesia, Dominique Virgil, dalam diskusi yang sama kemudian menjelaskan rekomendasi dari lembaganya untuk negara-negara ASEAN bersikap menangani masalah ini, yakni sesuai dengan panduan internasional yang dikeluarkan oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).
Selengkapnya Pikiran Rakyat