Malang, Jatim (ANTARA News) – Ilyas Masudin, Dosen Program Studi Teknik Industri (Prodi TI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi dosen pertama yang mendapat status sebagai “ASEAN Engineer”, setelah melewati beberapa tahapan seleksi yang dilakukan Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

“Pada ajang ini saya diseleksi beberapa hal dan yang paling utama adalah saya harus  memiliki proyek yang sudah dikerjakan,” kata Ilyas di Malang, Jawa Timur, Jumat. Lisensi “ASEAN Engineer” itu diterima Ilyas saat menghadiri “36th Conference of The ASEAN Federation of Engineering Organisations” (CAFEO 36) di Singapura yang berlangsung 12 – 14 November 2018.

CAFEO 36 mengukuhkan penghargaan sejumlah insiyur Indonesia yang berasal dari dunia industri maupun institusi pendidikan. Lisensi itu diraih Ilyas setelah melewati beberapa seleksi oleh PII. Salah satu parameter seleksi, yakni keterlibatan calon delegasi pada beberapa proyek dalam kurun waktu dua tahun.