Bisnis.com, JAKARTA — Institute of Chartered Accountants in England and Wales atau ICAEW dan Oxford Economics menilai bahwa tingkat imunitas terhadap Covid-19 di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, masih relatif rendah sehingga rawan menekan pertumbuhan ekonomi. Mutasi virus perlu diantisipasi dengan percepatan vaksinasi dan 3T.
Berdasarkan laporan The Global Economic Forecast Report dari ICAEW dan Oxford Economics, penyebaran varian delta Covid-19 telah membayangi dan memperlambat pemulihan ekonomi kawasan Asia Tenggara pada tahun ini. Tekanan dan perlambatan ekonomi terutama terjadi di negara-negara dengan tingkat imunitas terhadap Covid-19 yang rendah.
Negara-negara yang memiliki tingkat imunitas rendah terhadap Covid-19 rentan menghadapi risiko yang lebih besar ke depannya, saat mutasi virus corona terjadi. Hal tersebut berkaca dari munculnya varian delta yang memicu lonjakan baru kasus Covid-19, sehingga negara-negara dengan laju vaksinasi lambat dan terkena gangguan rantai pasok global menjadi lebih rentan terhadap dampaknya.
Selengkapnya Bisnis.com