KONTAN.CO.ID - JAKARTA. SAP SE (NYSE: SAP) merilis hasil survei terhadap 4.500 pemimpin bisnis di Asia Tenggara terkait dampak Covid-19 terhadap bisnis di seluruh kawasan, termasuk kekhawatiran mengenai prospek bisnis jangka panjang.
Dari hasil survei SAP ini terungkap bahwa 40% dari bisnis yang disurvei masih mengadopsi pendekatan wait and see dalam menanggapi pandemi.
Dalam konteks yang lebih luas, hal ini akan membantu negara-negara di Asia Tenggara mempertahankan statusnya sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia yang mendukung konsumen dan bisnis.
Era digital berkembang menjadi era cerdas dimana bisnis menghadapi tantangan baru di tengah gangguan digital dan aturan main yang baru. Perusahaan-perusahaan yang menang adalah mereka yang bertransformasi melalui inovasi, terlebih lagi di era disrupsi digital saat ini diperparah oleh pandemi Covid-19.
Selengkapnya Kontan