JAKARTA (IndoTelko) - Pemain Financial Technology (Fintech) di ASEAN diperkirakan tetap agresif di tengah pandemi.

Kajian "FinTech in ASEAN: Get up, Reset, Go!" yang dirilis UOB, PwC Singapore dan Singapore FinTech Association (SFA) menyatakan terlepas dari kendala yang ditimbulkan pandemi Covid-19, empat dari lima perusahaan FinTech di ASEAN akan tetap menjalankan rencana ekspansinya dalam dua tahun ke depan.  

ASEAN menjadi pilihan pertama bagi sejumlah perusahaan tersebut untuk melakukan ekspansi pasar (78%). ASEAN juga dianggap sebagai tujuan ekspansi utama oleh perusahaan-perusahaan FinTech di luar ASEAN (69%).