Jakarta, CNN Indonesia -- Filipina mengecam tindakan tiga kapal patroli China yang melakukan blokade dan mengeluarkan meriam air terhadap dua kapal Manila di wilayah Laut China Selatan (LCS).
Menteri Luar Negeri Filipina, Teodoro Locsin, mengatakan kapal itu tengah menuju Second Times Shoal di Laut China Selatan saat insiden tersebut terjadi.
"Tindakan Penjaga Pantai China ilegal," ujar Locsin seperti dikutip Reuters, Kamis (18/11)
Ia juga memperingatkan, tindakan Beijing yang gagal menahan diri mengancam hubungan kedua negara itu.
Selengkapnya CNN Indonesia