KONTAN.CO.ID - MANILA. Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan, ketegangan di Laut China Selatan akan meningkat karena persaingan Amerika Serikat (AS) dan China, yang sejatinya bisa dikendalikan jika negara-negara Asia Tenggara mengambil sikap bersatu untuk memengaruhi status quo.
Menurut Lorenzana dalam sebuah forum keamanan, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) terjebak dalam pertempuran AS-China yang memperebutkan pengaruh regional, tetapi sebetulnya bisa berbuat lebih banyak untuk memastikan stabilitas dan harus mengambil pendekatan bersama. "Di manakah ASEAN dalam persaingan negara adidaya ini? Meskipun mengakui sentralitas ASEAN, itu sama sekali tidak," kata Lorenzana, Rabu (25/11), seperti dikutip Reuters.
"ASEAN akan memberikan pengaruh yang cukup besar pada masalah dan peristiwa di Laut China Selatan, jika saja bisa bertindak sebagai satu kesatuan," tegas dia.
Laut China Selatan penting bagi banyak negara
Filipina, Malaysia, Brunei, dan Vietnam memiliki klaim yang tumpang tindih dengan China. Dan semua kecuali Brunei telah terlibat dalam kebuntuan tahun ini dengan kapal-kapal China.