Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Filipina melambat pada kuartal III/2021 setelah implementasi pembatasan kegiatan yang telah menghambat permintaan.
Dilansir Channel News Asia pada Selasa (9/11/2021), meskipun ekonomi Asia Tenggara telah pulih dari kontraksi lima kuartal berturut-turut dalam tiga bulan hingga Juni, dia kehilangan momentum pada kuartal September setelah pemerintah menerapkan kembali pembatasan ketat untuk menahan kebangkitan kasus virus corona.
Kendati perekonomian di Asia Tenggara telah pulih setelah terkontraksi selama lima kuartal berturut-turut dalam tiga bulan hingga Juni, tetapi Filipina kehilangan momentum pada September setelah menerapkan kembali pembatasan ketat.