Jakarta, CNN Indonesia --
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eisha Maghfiruha Rachbini mengatakan hanya 6,3 persen dari total usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia yang mampu terlibat dalam rantai perdagangan di wilayah Asia Tenggara. Angka itu diklaim sangat rendah dibandingkan dengan negara lain.
"Dibanding dengan negara lain hanya 6,3 persen dari UKM kita yang ikut dalam global value chain," ujar Eisha dalam Webinar Ekonom Millennial INDEF, Rabu (8/12).
Sementara, keterlibatan UKM di Malaysia dalam rantai nilai global atau perdagangan di Asia Tenggara mencapai 46,2 persen. Lalu, Thailand 29,6 persen, Vietnam 21,4 persen, dan Filipina 20,1 persen.
Selengkapnya CNN Indonesia