Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mendorong lembaga parlemen di negara-negara Asia Tenggara untuk tidak bersikap pasif atas situasi di Myanmar atau menutup mata terhadap kondisi urusan rumah tangga Asean.
Dia pun menyatakan bahwa parlemen Indonesia mendukung upaya untuk mewujudkan penyelesaian konflik di Myanmar secara damai dengan diplomasi antar parlemen. Kondisi Myanmar pascakudeta militer menciptakan konflik di dalam negara tersebut dan menarik sorotan internasional.
"Secara dinamis dan progresif, parlemen di negara-negara Asean punya posisi strategis menjadi peacemaker sesuai kapasitas dan mandat politik yang dimiliki. Dalam hal ini BKSAP sebagai ujung tombak diplomasi parlemen mempunyai mandat membantu diplomasi negara melaksanakan diplomasi antara parlemen," kata Politisi Fraksi Partai Gerindra itu, seperti dilansir laman resmi DPR, Selasa (27/6/2021).
Selengkapnya Bisnis.com