WE Online, Jakarta -

Malaysia kecewa dengan Dewan Keamanan PBB yang tidak mampu menghasilkan posisi bersatu untuk menghentikan kekerasan Israel terhadap Palestina.

"Ini adalah sesi ketiga DK PBB di minggu ini, akan tetapi tidak ada satu pernyataan pun yang dirilis tentang situasi terkini di Palestina," ungkap Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein dalam keterangannya.

Dalam telekonferensi video DK PBB yang membahas situasi di Timur Tengah, Minggu, Malaysia menekankan tiga poin. Malaysia meminta DK PBB untuk segera bertindak, dan memenuhi tanggung jawabnya di bawah Piagam PBB. Menurut Malaysia, DK PBB harus berbicara dalam satu suara, bertindak cepat, dan tegas untuk menanggapi rangkaian agresi Israel.

Selengkapnya Warta Ekonomi