YANGON - Sekitar 3.000 penduduk desa dari Negara Bagian Karen, Myanmar , melarikan diri ke Thailand. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari serangan udara jet militer yang dimulai sejak Sabtu pekan lalu.
Kelompok aktivitas dan media lokal melaporkan wilayah Karen yang digempur militer itu merupakan daerah yang dikuasai oleh kelompok etnis bersenjata.
Organisasi Wanita Karen mengatakan militer Myanmar melancarkan serangan udara di lima wilayah di distrik Mutraw, dekat perbatasan, termasuk kamp pengungsian.