Liputan6.com, Bangkok - Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha menghadapi mosi tidak percaya karena anggota parlemen oposisi menduga adanya salah urus Pandemi Virus Corona COVID-19.
Dikutip dari laman thestar.com, Selasa (16/2/2021) mosi tidak percaya ini terjadi di tengah dorongan baru dari aktivis pro-demokrasi yang ingin menggulingkan perdana menteri dan reformasi monarki Thailand.
Prayut dan sembilan anggota kabinetnya akan ditanya oleh oposisi selama debat empat hari yang akan diakhiri dengan pemungutan suara kemungkinan pada Sabtu 20 Februari.