Sydney - Beragam langkah ditempuh agar wabah penyakit baru tak terjadi di masa mendatang, meski saat ini dunia tengah dalam pandemi Virus Corona COVID-19. Ilmuwan dan pakar sains Australia akan melatih para peternak dan dokter hewan dalam mengamati dan menyelidiki penyakit-penyakit hewan, sebagai upaya mencegah pandemi yang mematikan di masa depan.

Mereka akan melatih peternak dan dokter hewan dari 11 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sekitar 40 pakar dari sejumlah Fakultas Kedokteran Hewan di Australia, Selandia Baru dan kawasan Asia Pasifik terlibat dalam proyek tersebut.

Para peternak akan dilatih metode pemantauan, melacak pola, serta melihat perubahan yang terjadi pada hewan, selain juga menyelidiki bila ada wabah. Program ini akan menghabiskan dana AU$4,3 juta (lebih dari Rp 43 M), yang akan didanai oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT), dengan dipimpin oleh para peneliti dari University of Sydney.