Phnom Penh (ANTARA) – China dan Kamboja, Senin, meneken perjanjian kerja sama pasar bebas yang bertujuan untuk memangkas biaya bea masuk dan pajak serta meningkatkan akses pasar bagi para pelaku usaha dari dua negara.
Kerja sama pasar bebas itu, yang pertama kali dubahas pada tahun lalu, mencakup sektor perdagangan, pariwisata, dan pertanian.
Penasihat Negara sekaligus Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, dan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menghadiri upacara penandatanganan perjanjian kerja sama yang digelar secara virtual pada Senin.