Medan (ANTARA)- Komandan Utama TNI AL (Danlantamal) I Belawan Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid K mengatakan pihaknya meningkatkan patroli di “jalur tikus” (jalur tidak resmi) yang digunakan para tenaga kerja Indonesia (TKI) illegal untuk pulang dari Malaysia guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.
“Jalur tikus yang biasa digunakan oleh penyelundup saat ini, banyak dimanfaatkan menjadi jalur kedatangan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tidak dilengkapi dokumen resmi,” ujar Rasyid dalam keterangan tertulis diterima di Medan, Rabu.
Untuk itu, TNI AL dalam hal ini Lantama I, mengintensifkan kembali patrol di sekitar perairan yang memungkinkan digunakan oleh penyelundup untuk memasukkan TKI secara illegal,katanya.