Manila: Dinamika lingkungan strategis di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik serta pesatnya kemajuan teknologi tak bisa ditangani oleh satu negara. Butuh kerja sama antarnegara ASEAN untuk mengatasinya. Apalagi kemajuan teknologi semakin mengubah karakter ancaman maritim ke depan.
Komandan Sekolah Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda Amarulla Octavian menyatakan kerja sama ASEAN ini sejalan dengan cetak biru dan program aksi dalam ASEAN Political-Security Community (APSC).
"Di dalam APSC, konsep kerja sama keamanan kesepuluh negara ASEAN harus ditingkatkan dari tataran cooperative security menjadi common security," kata Octavian melalui keterangan tertulis, Sabtu, 18 Agustus 2018.
Ia meyakini konsep kerja sama keamanan yang lebih terintegrasi akan menjadikan ketahanan maritim ASEAN lebih kokoh berdasarkan kepentingan kawasan. Octavian menyatakan Indonesia sudah merumuskan konsep pembangunan ketahanan maritim ASEAN secara terstruktur dan sistematis. "Pusjianmar (Pusat Kajian Maritim) Seskoal sudah memaparkan hasil penelitian strategis ini," kata dia.