Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia percaya diri (pede) Indonesia akan menjadi juara kompetisi investasi di Asia Tenggara dan global. Tapi untuk bisa jadi juara, Bahlil menyebut ada tugas berat yang harus dilakukan Indonesia.
"Indonesia akan menuju babak baru, memenangkan komepetisi investasi di Asia Tenggara dan global pada umumnya," kata Bahlil dalam acara West Java Invesment Summit 2020 secara daring, Senin (16/11/2020).
1. Empat hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan
Untuk mendorong percepatan bagi pelaku usaha atau investor, Bahlil mengatakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) bisa menjadi solusinya. Dengan UU Ciptaker, Bahlil menilai akan menghasilkan kecepatan, transparansi, efisiensi dan kemudahan bagi investor berinvestasi di Indonesia.
"Kalau empat ini mampu dilakukan dengan baik oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, maka Indonesia akan menuju babak baru," ujarnya.
Selain itu ada beberapa persoalan yang membuat investasi di Indonesia melemah salah satunya, sengekta proses perdata melalui pengadilan. Masalah kedua ialah proses memulai usaha bagi investor. Hal ini terkait masalah berikutnya yakni birokrasi yang tumpang-tindih dan keempat pendaftaran properti, pendirian bangunan, dan masalah IMB.
"Lucu negara kita, makanya (hal-hal tersebut) perlu dipangkas," katanya menambahkan.
Selengkapnya IDN Times