Jakarta - Wabah demam berdarah dan virus Corona yang menghantam wilayah Asia Tenggara akan menimbulkan tantangan baru bagi tenaga kesehatan. Para ahli mengingatkan adanya infeksi ganda ini akan membuat kasus virus Corona sulit terdeteksi.

Terlebih laporan dokter dalam jurnal medis The Lancet menunjukkan kesamaan antara penyakit yang ditularkan oleh nyamuk itu dan virus Corona sehingga bisa menyebabkan hasil positif palsu.

"Penyakit dengue dan virus Corona (COVID-19) sulit dibedakan karena memiliki gejala klinis dan hasil laboratorium yang sama," tulis penulis dari Sistem Kesehatan Universitas Nasional Singapura, Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong, dan Institut Kesehatan Lingkungan, dikutip dari SCMP.

Adanya pembatasan sosial membuat orang-orang menghabiskan lebih banyak wwaktu di rumah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebut pembatasan ini membuat masyarakat menjadi tidak membersihkan tempat-tempat sarang nyamuk di lingkungan mereka.