Sydney - Pemerintah Australia antusias menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Istimewa ASEAN-Australia yang digelar di Sydney, Australia pekan ini. Pemerintah Australia berharap KTT ini bisa mempererat hubungannya dengan negara-negara ASEAN. "Ini merupakan kesempatan istimewa bagi kami karena untuk sangat jarang para pemimpin ASEAN bertemu dan berkumpul di luar ASEAN, dan pertama kalinya Australia menjadi tuan rumah bagi pertemuan tersebut," kata Dubes Australia untuk ASEAN Jane Duke di kawasan Darling Harbour, Sydney, Kamis (15/3/2018).

Duke menambahkan hubungan antara ASEAN dan Australia sudah terjalin sejak 1947. Sejak saat itu, Australia juga ikut mengambil manfaat khususnya dalam investasi, hingga pendidikan. "Australia terkesan dengan stabilitas ASEAN yang mengedepankan dialog, dengan stabilitas itu menunjang perekonomian ASEAN, dan memungkinkan negara anggota ASEAN untuk bekerja lebih erat dalam perdagangan dan ekonomi," katanya.

"Kerja sama ASEAN dan Australia sudah mendalam dan beragam, dari perjanjian ekonomi, hubungan antarmanusia melalui jaringan bisnis, aneka rencana di bidang ekonomi hingga pendidikan melalui program beasiswa seperti Colombo Plan," imbuh Duke. Duke menjelaskan melalui aneka kerja sama itu telah banyak memberikan dampak positif bagi Australia maupun sebaliknya. Salah satunya adalah Australia menjadi salah satu negara tujuan warga ASEAN untuk menempuh pendidikan luar negeri.

"Selama ini banyak pelajar dari negara anggota ASEAN yang belajar di Australia. Banyak pula warga negara ASEAN yang bekerja, berbisnis atau berwisata ke Australia tentunya ini memberikan efek positif bagi kami," ucapnya.