BANGKOK, KOMPAS.com - AstraZeneca pada Sabtu (24/7/2021) mengatakan, mereka sedang mencari cara untuk memproduksi lebih banyak vaksin Covid-19 bagi Asia Tenggara, yang sedang dilanda lonjakan kasus virus corona.
Rencana AstraZeneca dikemukakan di tengah kurangnya pasokan vaksin virus corona mereka untuk Thailand, sehingga memicu kritik keras terhadap pemerintahan Perdana Menteri Prayuth Chan-o-cha.
Perusahaan Inggris-Swedia itu memiliki pabrik vaksin corona di Thailand untuk pasokan di dalam negeri serta ekspor ke negara-negara tetangga.