SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Boeing pada Kamis (25/2/2021) mengatakan bahwa maskapai penerbangan di Asia Tenggara akan membutuhkan 4.400 pesawat baru senilai 700 miliar dollar AS (Rp 9,9 kuadriliun).
Melansir Xinhua News pada Kamis (25/2/2021), hal itu untuk mendukung kenaikan permintaan perjalanan udara selama 20 tahun ke depan.
Pasar penerbangan Asia Tenggara sendiri akan menjadi pasar terbesar kelima di dunia pada 2039 nanti. Jaringan perjalanan udara domestik maupun regional yang luas di seluruh kawasan tersebut menempatkan pasar ini di posisi yang baik untuk pulih pasca-pandemi Covid-19, menurut laporan Commercial Market Outlook (CMO) 2020 Boeing.