TEMPO.CO, Jakarta - Ke-10 negara anggota ASEAN tetap meningkatkan kerja sama di tengah perjuangan menekan penyebaran virus corona atau COVID-19. Saat ini, tidak ada satu pun negara anggota ASEAN yang luput dari kasus virus corona.

Yuyun Wahyuningrum Wakil Indonesia untuk AICHR menjelaskan sebetulnya sejak Desember 2019 ASEAN telah mendiskusikan wabah virus corona yang mewabah pertama kali Kota Wuhan, Cina, pada akhir tahun lalu. Ketika itu, sudah mulai banyak pertemuan yang sifatnya online, seperti yang dilakukan di tingkat para Menteri Kesehatan anggota ASEAN.

Dalam pertemuan 14 April lalu, Yuyun menyebut ASEAN melakukan pendekatan community dan berkomitmen virus corona ini harus bisa dikendalikan.

“Kita harus mengendalikan penyebaran virus. Namun ada perbedaan karakteristik setiap negara dan jumlah populasi sehingga kebijakan lockdown dan social distancing itu terserah pada masing-masing negara anggota ASEAN. Yang penting, harus ada transparansi, baik itu transparansi dari pemerintah ke masyarakat dan transparansi dari pemerintah ke 10 negara ASEAN lainnya. Ini saya pertama kali melihat ada kata transparansi diulang berkali-kali,” kata Yuyun kepada Tempo, Senin malam, 20 April 2020.