REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan para menteri ekonomi ASEAN membahas perkembangan implementasi Perjanjian ASEAN-Australia-New Zealand FTA (AANZFTA) periode tahun 2018. Hasil review Perjanjian AANZFTA tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi dalam meningkatkan kerja sama di kawasan. Di antaranya, upaya melibatkan peran pelaku usaha ASEAN, Australia, dan Selandia Baru.
Pembahasan ini disampaikan dalam pertemuan konsultasi dengan Menteri Ekonomi negara mitra dagang Australia, Selandia Baru, dan India di Singapura pada Sabtu (1/9). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama negara ASEAN dengan negara mitra dagang.
Selain itu, para menteri ekonomi ASEAN juga menyampaikan apresiasi kepada menteri ekonomi Australia dan Selandia Baru atas komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas di berbagai sektor. Pengembangan ini dilakukan melalui skema pembiayaan AANZFTA Economic Cooperation Support Program (AESCP) untuk lebih memfasilitasi implementasi AANZFTA.
Enggar menjelaskan, apresiasi diberikan atas pelaksanaan program AESCP untuk mendukung integrasi ekonomi regional. "Selain itu, kita juga menyambut baik AANZFTA Business Engagement Strategy (2018-2023) yang ditujukan untuk meningkatkan kolaborasi antara pelaku usaha di kawasan," ucapnya dalam rilis yang diterima Republika, Selasa (4/9).
Selengkapnya Republika