Bisnis.com, JAKARTA — Negara anggota Asean dan Kanada resmi meluncurkan perundingan Kesepakatan Perdagangan Bebas Asean-Kanada (Asean-Canada FTA) pada Rabu (17/11/2021). Keputusan tersebut merupakan hasil Pertemuan Asean Economic Ministers (AEM)–Canada Consultation ke-10 melalui konferensi video pada hari yang sama.

Peluncuran Asean–Canada FTA sendiri merupakan salah satu target capaian (Priority Economic Deliverables/PED) dari Brunei Darussalam sebagai Ketua Asean 2021.

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi bersama kesembilan Menteri Ekonomi Asean serta Menteri Perdagangan Internasional, Promosi Ekspor, Usaha Kecil, dan Pembangunan Ekonomi Kanada Mary Ng telah mengesahkan Final Reference Paper sebagai basis untuk memulai perundingan dan mengatur elemen-elemen yang dapat dimasukan dalam Asean-Canada FTA.