Singapura, Beritasatu.com - Jumlah infeksi virus corona (Covid-19) di Asia Tenggara telah melonjak cepat dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini meningkatkan kekhawatiran para ahli bahwa wilayah tersebut dapat berubah menjadi hot spot atau pusat pandemi baru.

Wilayah Asia Tenggara melaporkan lebih 28.000 kasus pada Minggu (19/4/2020) menurut data Universitas Johns Hopkins. Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Singapura menyumbang 87,9 persen dari total kasus yang dilaporkan di Asia Tenggara.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puluhan ribu lebih infeksi Covid-19 mungkin tidak terdeteksi karena rendahnya tingkat tes sampel di negara-negara seperti Indonesia dan Filipina.