Bandar Seri Begawan, Beritasatu.com - ASEAN dan Presiden Amerika Serikat (ASJoe Biden sama-sama mengecam Myanmar pada Selasa (26/10/2021), ketika KTT ASEAN dibuka tanpa diikuti Myanmar setelah pemimpin junta negara itu ditolak kehadirannya karena tidak menjalankan rencana perdamaian yang telah disepakati.

"Hari ini, ASEAN tidak mengusir Myanmar dari kerangka ASEAN. Adalah Myanmar yang menyia-nyiakan haknya," kata Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, yang akan menjadi ketua ASEAN tahun depan.

"Sekarang kita berada dalam situasi ASEAN tanpa satu anggota. Bukan karena ASEAN, tapi karena Myanmar," ujar Hun Sen.

Biden menjadi presiden Amerika Serikat pertama yang hadir pada pertemuan puncak dengan ASEAN dalam empat tahun terakhir.

Selama pertemuan yang berlangsung secara virtual tersebut, dia menyatakan "keprihatinan yang sangat mendalam" atas kekerasan yang terjadi di Myanmar.

Selengkapnya Berita Satu