Jakarta, CNBC Indonesia - Tensi di wilayah perairan Laut China Selatan (LCS) meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kabar terbaru menyebutkan India dan Filipina merapat ke AS di LCS dengan dalih untuk menjaga 'keseimbangan' di teritori tersebut.

Ini membuat China terus menjadi sorotan dan dipepet diperairan tersebut. Ini membuat eskalasi konflik anti-China berpotensi terjadi.

Saat China sedang melangsungkan latihan militer di kawasan yang disengketakan di LCS pada 1 hingga 5 Juli 2020, AS mengirimkan dua kapal induk (aircraft carrier) ke wilayah sengketa tersebut pada 4 Juli. Langkah yang diambil AS dinilai sebagai bentuk dukungan Negeri Paman Sam terhadap kebebasan jalur LCS.

"Amerika Serikat ingin mengirimkan pesan bahwa mereka belum mundur dan masih melakukan hal tersebut" kata Gregory Poling dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) kepada CNBC International.

Selengkapnya CNBC Indonesia