Liputan6.com, Yangon - Salah satu selebritas paling populer Myanmar telah dipenjara selama tiga tahun karena ikut serta dalam protes massal yang mengguncang Myanmar menyusul kudeta militer Februari 2021.

Dikutip dari BBC, Rabu (29/12/2021), Paing Takhon, seorang model dan aktor dengan jutaan penggemar, ambil bagian dalam protes anti-kudeta dan juga vokal mengecam pemerintah secara online.

Militer Myanmar merebut kekuasaan setelah klaim kecurangan pemilu.

Sejak itu, ia terlibat dalam kampanye represi yang brutal.

Paing Takhon ditangkap pada April 2021 oleh sekitar 50 tentara yang tiba dengan delapan truk militer pada pukul 05:00 waktu setempat, menurut sebuah posting Facebook oleh saudara perempuannya.

Penasihat hukumnya Khin Maung Myint mengatakan kepada AFP bahwa dia telah dijatuhi hukuman kerja paksa, menambahkan bahwa keluarganya sedang mempertimbangkan apakah akan mengajukan banding.

Selengkapnya Liputan6