Jakarta (ANTARA) - AICHR mendorong Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) segera membentuk badan perlindungan khusus pengungsi di kawasan, mengingat beberapa negara di Asia Tenggara kerap jadi tujuan para pengungsi, salah satunya dari etnis Rohingya, yang ingin menyelamatkan diri dari persekusi di negara asalnya.
Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Indonesia untuk Komisi HAM antar Pemerintah ASEAN (AICHR), Yuyun Wahyuningrum, lewat pernyataan tertulis, Kamis (25/6), sebagaimana diterima di Jakarta, Jumat.
Menurut Yuyun, ASEAN juga perlu segera membuat protokol atau cara yang dapat diterapkan bersama untuk memastikan keselamatan dan keamanan para pengungsi. Ia mengatakan Pemerintah Indonesia dapat memimpin pembahasan mengenai pembentukan protokol dan badan perlindungan itu pada temu puncak negara-negara ASEAN.
10 negara ASEAN rencananya akan menggelar konferensi tingkat tinggi (KTT) ke-36 secara virtual pada hari ini (26/6).
Selengkapnya Antara News