REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -– Sebagai salah satu langkah strategis untuk mewujudkan satu visi, satu identitas, dan satu komunitas ASEAN, maka ASEAN Foundation bersama dengan Temasek Foundation Connects melaksanakan S Rajaratnam Endowment – Forum Masyarakat ASEAN yang ketiga pada 14 dan 15 Maret 2018, di Singapura.
Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Elaine Tan dalam siaran persnya menjelaskan, forum ini mempertemukan 50 perwakilan terbaik dari 46 organisasi masyarakat sipil (OMS) yang tersebar di 10 negara anggota ASEAN. Mereka akan berdiskusi tentang strategi untuk mencapai Masyarakat ASEAN yang kohesif secara politik, terintegrasi secara ekonomi, dan bertanggung jawab secara sosial.
Forum Masyarakat ASEAN yang ketiga ini bertujuan untuk mengkaji isu-isu yang relevan dan menggali solusi yang dapat berkontribusi secara konkret terhadap kemajuan ASEAN. Termasuk memberikan manfaat positif untuk masyarakat ASEAN. Adapun tiga tema kunci diskusi yang akan dibahas adalah pemuda dan pendidikan, kebudayaan dan informasi, dan budaya damai.
Elaine Tan mengatakan dalam forum ini, para peserta diperkenalkan pada ASEAN dan peta jalan (roadmap) ASEAN 2025. Salah satu isu yang dibahas secara mendalam ada tentang Cetak Biru Masyarakat ASEAN 2025, yang terbagi atas Cetak Biru Keamanan Politik ASEAN, Cetak Biru Masyarakat ASEAN, dan Cetak Biru Sosial Budaya ASEAN.