JAKARTA, KOMPAS — Sebanyak 186 kelompok sipil di Asia Tenggara, Kamis (8/4/2021), mendesak Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN menunjukkan rasa urgensi yang lebih besar atas semakin memburuknya situasi di Myanmar pascakudeta militer di negara itu pada 1 Februari 2021. Mereka mengusulkan agar ASEAN mengirimkan Utusan Khusus ke Myanmar dan delegasi perwakilan negara-negara ASEAN, bekerja sama dengan Dewan Keamanan PBB, untuk terlibat dengan semua pihak dengan tujuan mengakhiri kekerasan dan membantu mencapai solusi politik yang berkeadilan sekaligus dapat diterima oleh publik Myanmar.
Selengkapnya Kompas.id