Laporan ini juga juga dilengkapi dengan masukan dari beberapa tokoh-tokoh ternama lainnya seperti Presiden Tionghoa Xi Jinping; Perdana Menteri Belanda Mark Rutte; Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hiroshige Seko; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Bambang Brodjonegoro; dan juga Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.
Ditemui saat peluncuran The Report: Indonesia 2018, Editor-in-Chief OBG Oliver Cornock mengatakan bahwa Indonesia berhasil masuk dalam daftar negara terbaik untuk tujuan investasi intra-ASEAN dan mampu memperkuat hubungan perdagangan bilateral dengan mitra internasional utama.
"Perdagangan Indonesia dengan Amerika dan Tionghoa mengalami peningkatan dua digit dalam beberapa tahun terakhir,' katanya. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam dunia perdagangan global.
"Peningkatan konsumsi masyarakat kelas menengah, pengembangan jalan raya dan hubungan maritim, serta upaya menciptakan lingkungan usaha yang kondusif diharapkan dapat membantu Indonesia meningkatkan perdagangan yang merupakan sumber utama investasi asing," ujar Oliver.
Managing Director for Asia Patrick Cooke menilai Indonesia mampu memanfaatkan kelimpahan sumber daya alam dan pasar internal dinamis dalam rangka memperkuat posisinya sebagai negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN. "Dan berhasil menjadi salah satu negara paling menarik untuk Foreign Direct Investment di Asia,' katanya.