VIVA – Menko Polhukam Wiranto menghadiri forum pertemuan Komunitas Politik Kemanan ASEAN atau ASEAN Political-Security Community (APSC) di Thailand, Sabtu, 22 Juni 2019. Ia menekankan Konsep Cetak Biru APSC yang sudah disusun beberapa program kerjasama negara ASEAN harus dikawal demi proyeksi hingga 2025.
Wiranto yang mewakili pemerintah RI menaruh harapan agar APSC bisa aktif menjalin hubungan dengan pemerintah RI. "Kami yakin bahwa kemajuan ini akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat kami sebagai wujud komitmen kami untuk mencapai visi Komunitas ASEAN 2025," kata Wiranto seperti disampaikan dalam keterangan resminya, Minggu malam, 23 Juni 2019.
Dia pun menyampaikan beberapa isu topik pembahasan dalam forum tersebut. Salah satunya terkait terorisme. Wiranto menyebut perkembangan teroris menjadi perhatian utama mengingat aksi pelaku teror terus mengembangkan strategi dan taktik secara kelompok maupun individu.
Menurutnya, perkembangan gerakan terorisme di Indonesia menjadi catatan. Lalu, Wiranto bicara soal perlunya kerjasama aparat dalam menghentikan aliran keuangan teroris. Negara ASEAN diharapkan bisa satu visi dalam dalam persoalan ini.