KUALA LUMPUR - Komunike bersama yang dihasilkan pertemuan ke-25 para menteri ketenagakerjaan negara-negara ASEAN atau ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) plus Jepang, Korea dan China (ALMM+3) di Kuala Lumpur, Malaysia, selama dua hari pada 29-30 November kemarin, selain mengampanyekan green jobs, adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang green job dan green skill, serta mendorong decent jobs (kerja layak) yang mengurangi dampak negatif lingkungan.Peningkatakan occupational safety and health (keselamatan dan kesehatan kerja) yang memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sepakat mengimplementasikan Deklarasi Vientiane mengenai transisi pekerjaan informal ke pekerjaan formal menuju terciptanya kerja layak. Serta mendorong kerjasama ASEAN dengan organisasi internasional, social partner, dan civil society organisation dalam mendukung decent work demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan kemajuan sosial di ASEAN.
Adapun pertemuan ALMM+3 menghasilkan joint statement, antara lain kerja sama ketenagakerjaan dan menegaskan kembali komitmen mempromosikan kualitas hidup dan persaingan tenaga kerja pada pekerjaan yang aman dan layak. Mengakui pentingnya ekonomi berkelanjutan secara sosial dan lingkungan yang bertujuan menciptakan lapangan kerja.