TOKYO--(Antara/BUSINESS WIRE)-- ASEAN-Japan Centre (AJC) menyelenggarakan ASEAN-Japan Women Entrepreneurs' Linkage Program (AJWELP) kedua, yang memberdayakan wanita pengusaha rintisan, di Jakarta, Indonesia pada 3-6 Desember 2017. Event ini digelar bersama oleh Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), bekerjasama dengan Sekretariat ASEAN, ASEAN Coordinating Committee on Micro, Small and Medium Enterprises (ACCMSME), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), ASEAN Business Advisory Council (ABAC), dan ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN).

Kesetaraan gender dan pemberdayaan wanita merupakan isu terkemuka baik di ASEAN dan Jepang; dan kaum wanita diharapkan mampu memainkan peran penting dalam wujudkan pembangunan masyarakat yang berkesinambungan. Oleh karena itu, tiap negara memiliki kebijakannya masing-masing untuk mendukung partisipasi penuh kaum wanita di tengah masyarakat, dan dengan demikian, pemberdayaan kaum wanita dalam kewirausahaan membutuhkan konsep yang jelas. Untuk itu, AJC menginisiasikan program pertukaran wanita pengusaha pada 2014, di mana AJC mengundang sejumlah wanita pengusaha sukses yang direkomendasikan oleh tiap negara ASEAN ke Jepang untuk membagikan pandangan dan pengalaman mereka dengan para wanita pengusaha di Jepang dengan tujuan untuk mengembangkan bisnis bersama di masa depan.

AJWELP adalah program perturakan terbaru yang diinisiasikan oleh AJC pada 2016 untuk para wanita pengusaha. Ajang ini menghadirkan dukungan untuk mendorong kaum wanita di ASEAN menjadi pewirausaha. Para peserta diberikan kesempatan untuk belajar menjadi pengusaha yang baik, untuk meningkatkan kemampuan presentasi, dan untuk menciptakan jejaring dengan perusahaan-perusahaan, pengusaha-pengusaha ternama, dan, tentunya, para peserta AJWELP melalui serangkaian program yang terdiri dari lokakarya, presentasi bisnis, dan kunjungan perusahaan.