DENPASAR – (ANTARA News) – Para ahli pengobatan tradisional dari sejumlah negara di kawasan ASEAN dan India menandatangani Deklarasi Bali tentang Ayurveda dan Pengibatan Tradisional, serta sepakat mengembangkannya untuk menangani masalah kesehatan.

“Dari diskusi yang berlangsung selama dua hari di kampus UNHI Denpasar, para ahli juga sama – sama meyakini bahwa pengobatan tradisional itu aman dan tidak memiliki efek samping yang serius,” kata Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar Prof. Dr. Drh I made Damriyasa, di Denpasar, Minggu.

Menurut Prof Damriyasa, orang seringkali melupakan pengobatan tradisional sebagai warisan leluhur, padahal sebenarnya pengobatan modern mengambil konsep pengobatan tradisional. “Misalnya untuk mengobati penyakit tertentu, para ahli kesehatan sesungguhnya menggunakan bahan aktif dari tumbuh – tumbuhan, kemudian dibuat secara sintetis. Dikembangkan menjadi sintetis karena ketersediaan tumbuhan hidup yang terbatas di negara – negara maju,”ujarnya.